Politik dan Hati Nurani

Go down

Politik dan Hati Nurani

Post by Admin on Sun Feb 18, 2018 1:02 am

Politik dalam korelasinya antara individu dengan masyarakat dimana ia hidup, menurut Ben Dupre, otak dari terciptanya buku 50 political ideal, anggapan ben bahwa politik sebagai profesi yang pertama ada. Berprilaku politik sejatinya tidak terpisahkan dengan manusia dan menjadi manusia. Aristoteles mendefinisikan manusia sebgaai zoa politika atau hewan politik.

Padangan ini ada melihat realitas pada saat itu di yunani bahwa setiap individu mengekspresikan diri dan terjun langsung dalam konteks negara di kota yunani. Dari sinilah aristoteles memandang bahwa hewan-hewan politik menjadikan politik sebagai ranah untuk berinteraksi dengan bekerja sama kemudian mendirikan hukum dan institusi yang menjadi pegaangan keadilan.


Dari sini tersirat ide bahwa politik secara ideal adalah usaha menggapai kehidupan yang baik. Dalam mengusung ide mana yang paling baik, setiap individu beradu gagasan dan ide untuk menentukan mana yang bermaslahat bagi kaumnya. Kalau tidak ada konflik tidak beradu gagasan ya sudah tidak perlu lagi adanya berpolitik.

Mengacu pada ide di atas politik mempunyai peran yang sangat vital didalam merubah nasib suatu bangsa. Melihat kejadian hari ini di indonesia aktor-aktor politik masih enggan untuk menyumbangkan gagasan-gagasan yang bermaslahat baru-baru ini kasus e-ktp menjadi suatu contoh bahwa ide politik sebagai usaha untuk menggapai kehidupan yang baik belum diberikan untuk maslahat umat maslhatnya masih untuk pejabat.

Profesi politis yang dijalakan dengan niat kemaslahatan umat membawa suatu tanggung jawab. Di Jepang jangankan dijadikan tersangka, apalagi di jemput paksa, dikaitkan dengan kasus korpusi saja seorang pejabat sudah untuk mengundurkan dari.

Hal ini bukan sekedar motivasi pagi sambil minum kopi, bahwa di negara sana tertanam jiwa mengabdi untuk maslahat umat, punya hati nurani untuk membadakan mana yang baik mana yang buruk, mengerti betul mana yang menjadi hak pribadi dan milik rakyat. Mengacu pada hai ini kita tentu sangat kecewa melihat banyak politisi Indonesia yang tidak atau belum, menghayati nilai dan fasafah tersebut.

Kita wajib intropeksi dengan realitas yang terjadi hari ini, bahwa jangan-jangan terjadi anomali didalam revolusi mental yang dicanangkan oleh pemerintah. Sudah mulai perlu adanya perhatian khusus kedalam hal seperti ini kalau tidak di perbaiki hari ini mau kapan lagi. Sedikit mengutip kata dari henrik ibsen dalam bukunya An enemy og the people “haruskan kemakmuran dibangun di atas kebohongan?”



____________
sumber : https://adjiesariati.blogspot.co.id/2018/02/politik-dan-hati-nurani.html
avatar
Admin
Admin

Jumlah posting : 9
Join date : 17.02.18

Lihat profil user http://hazrat.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik